Showing posts with label Politik Bogor. Show all posts
Showing posts with label Politik Bogor. Show all posts

‘Perindo Mart’ Diluncurkan di Bogor

11/06/2015 08:56:00 AM Add Comment
‘Perindo Mart’ Diluncurkan di Bogor - DPD Perindo Kabupaten Bogor terus membuat gebrakan baru. Dalam waktu dekat, DPD Perindo Kabupaten Bogor akan meluncurkan program ‘Perindo Mart’.



Program ini dibuat untuk membantu para pengusaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bagi masyarakat Kabupaten Bogor dan anggota partai besuta Hary Tanoesudibjo (HT) ini.

Untuk menjalankan program ini, Perindo menggandeng Alfamart. “ Bisa dipakai nama sendiri. Investasi sejemlan dana Rp50-Rp60 juta untu desain, renovasi, supplay barang, display dan  training menajemen pengelolan,” ujar Ketua DPD Perindo Kabupaten Bogor, Ade Wardhan Adinata.

Rencananya, Perindo Mart ini akan diujicoba di 40 outlet sebagai pilot project. Program ini, kata Ade, sebagai upaya menciptakan wirausaha sendiri dan menciptakan lapangan kerja.

Program ini juga, kata Ade, sudah dibahas dalam rapat pokja DPD Perindo Kabupaten Bogor. “ Mudah-mudahan dengan program ini bisa mewujudkan slogan Partai Perindo ‘ Untuk Indonesia Sejahtera’,” tambahnya.

Program ini juga mendapat sambutan dari Sahabat Wali. Pembina Sabahat Wali, Waliyadi Adnan menyebutkan, program ini nantinya akan mendorong bangkitnya ekonomi kerakyatan.

Sebab, kata Wali, akan ada banyak masyarakat yang terbantu, khususnya masyarakat kurang mampu. “ Sahabat wali akan tampil paling depan untuk memulai program UMKM ini,” tandas Wali yang juga anggota Pokja DPD Perindo Kabupaten Bogor ini, Senin (2/11/2015) @PojokSatu(Berita Bogor)

Bima Arya: Korupsi Berjemaah Harus Dilawan Secara Berjemaah

11/04/2015 09:59:00 PM Add Comment
Bima Arya: Korupsi Berjemaah Harus Dilawan Secara Berjemaah - Wali Kota Bogor Bima Arya menilai korupsi di Indonesia sudah dilakukan secara berjemaah. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara berjemaah.

"Korupsi di Indonesia sudah berjemaah karena itu harus dilawan secara berjemaah pula. Hal ini bisa dilakukan dengan memperkuat jaringan untuk memberantas dan mencegah korupsi," ujar Bima Arya saat diskusi bertajuk "Refleksi Hari Sumpah Pemuda, yang Muda dan yang Anti Korupsi" di Aula Gedung Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Rabu (28/10).


Dalam diskusi ini hadir juga Ketua Umum PP Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Koordinator ICW Ada Irawan dan pengamat politik Ray Rangkuti.

Bima mengatakan selain penegakan hukum dan desakan masyarakat sipil, korupsi bisa dicegah mulai dari institusi keluarga, pendidikan dan agama. Ketiga institusi tersebut, katanya bisa menginternalisasikan nilai-nilai antikorupsi kepada rakyat Indonesia.

"Jika institusi-institusi ini proaktif mencegah korupsi, maka korupsi berjemaah bisa diatasi," tandasnya.

Dia juga mengakui, sebagai seorang wali kota, dia kerap ditawarkan suap khususnya terkait pengurusan izin. Namun, dia selalu menolaknya padahal pejabat-pejabat di daerah kerap menganggap hal tersebut sebagai hal yang lumrah.

"Sejak saya menjabat sebagai kapala daerah, saya sudah melakukan berbagai cara untuk memberantas korupsi di lingkungan pemerintahan, seperti membuka ruang kepada masyarakat untuk memberikan masukan, kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), meminta pejabat melaporkan LHKPN dan memanfaatkan teknologi untuk transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi rakyat," jelas Bima.

Lebih lanjutnya, dia mengatakan sistem di dunia birokrasi sangat rumit sehingga dalam berbuat sesuatu kita harus berhati-hati. Dia mencontohkan pembuatan perda.

"Kita harus melihat landasan hukun secara komprehensif, jangan sampai kita benar terhadap aturan ini, tetapi salah untuk aturan yang lain. Hal ini bisa berbahaya ke depannya," kata dia.

Melawan sistem yang korup, menurut Bima tidaklah mudah. Dalam upayanya melawan sistem yang korup, Bima merasakan berhadapan dengan banyak tantangan termasuk upaya untuk memakzulkan atau mengganggu pemerintahan Bima. @beritasatu (Berita Bogor)

Hary Tanoesoedibjo Apresiasi Perindo Bogor

11/04/2015 09:54:00 PM Add Comment
Hary Tanoesoedibjo Apresiasi Perindo Bogor - Pesatnya perkembangan dan pertumbuhan partai Persatuan Indonesia (Perindo) di Kabupaten Bogor, terlebih respons masyarakat terhadap konsep peningkatan kesejahteraan yang ditawarkan partai tersebut cukup realistis.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dalam acara Temu Kader Perindo Kabupaten Bogor, Pemantapan Verifikasi dan Konsolidasi dalam memenangkan Pemilu 2019 di Hotel Orri, Citeureup, Kabupaten Bogor, Rabu (04/11).

"Maka dari itu saya sangat apresiasi dengan apa yang telah dilakukan Ade Wardhana sebagai Ketua DPD Perindo Kota Bogor sudah mau serius, bekerja keras, disiplin, rapi, tertib dan cepat mengembangkan Perindo. Sehingga layak dijadikan percontohan oleh pengurus DPD Perindo lainnnya yang sudah ada di Indonesia ini," tuturnya.


Perindo ingin mencapai target dalam Pemilu 2019 mendatang, pihaknya realistis dan optimis sebagai partai baru harus memiliki strategi yang khusus.

"Ujungnya bagaimana partai ini dikenal dan disukai. Untuk dikenal dan disukai tidak hanya berdiam diri, artinya harus berbuat sesuatu dan selalu terlibat berbagai kegiatan yang ada ditengah masyarakat, diantaranya sosial dan olah raga. Harus buktikan, kita ada untuk melayani bukan dilayani," jelasnya.

Salah satu konsep yang sering dilontarkan dan dikumandangkan, yakni mewujudkan Indonesia sejahtera melalui pemberdayaan kegiatan Usaha Kecil Menengah.

HT menilai Kabupaten Bogor sebagai salah satu lumbung suara di Pemilu 2019.

"Kabupaten Bogor satu-satunya daerah di Indonesia dalam memperebutkan kursi di legislatif satu daerah pemilihan (Dapil). Kita realistis banyak kader partai lain dari Dapil Bogor cukup banyak," paparnya. @beritasatu(Berita Bogor)

Atang Trisnanto Jabat Ketua PKS Kota Bogor

11/03/2015 07:49:00 AM Add Comment
Atang Trisnanto Jabat Ketua PKS Kota Bogor - Atang Trisnanto terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Bogor periode 2015-2020. Atang terpilih secara aklamasi setelah melalui mekanisme pemilihan yang dimulai sejak sebulan lalu.



Atang menggantikan ketua lama DPD PKS Kota Bogor, Jajat Sudrajat. Dengan kepercayaan yang diembannya, ia berjanji akan membawa PKS menjadi partai yang amanah dan menaungi masyarakat.

"Di bawah kepemimpinan saya, DPD PKS Kota Bogor juga akan mewujudkan target nasional yang diputuskan oleh pimpinan di DPP PKS," ujar staf ahli Menteri Pertanian 2009-2014, Suswono itu.

Selain melantik Ketua, Musyawarah Daerah (Musda) ke-4 DPD Kota Bogor yang telah berlangsung pada Sabtu (31/10) lalu juga mengukuhkan struktur kepengurusan baru.

Karnain Asyhar terpilih sebagai Sekretaris Umum dan Adityawarman Adil sebagai Bendahara Umum DPD PKS Kota Bogor. Ketua Kaderisasi dipegang oleh M Dody Hikmawan, sedangkan Dewan Syariah Daerah (DSD) dipimpin oleh Hepi Andi Bastoni sebagai ketua dan Joko Sarwono sebagai sekretaris.

Musda yang diikuti kader PKS Kota Bogor yang tersebar di enam kecamatan di Kota Bogor itu juga merumuskan kebijakan partai selama lima tahun ke depan.(Berita Bogor)